10 Tanda Gejala Pikun Atau Alzheimer

10 Tanda Gejala Pikun atau Alzheimer

10 Tanda Gejala Pikun atau AlzheimerLansia tidaklah harus pikun. Dimensia khususnya alzheimer adalah penyakit yang sering menyerang lansia. Kondisi yang progresif dan bertahap merusak area otak termasuk memori, kecerdasan, bahasa, penilaian dan perilaku. Namun sayangnya belum banyak yang mengenal penyakit Alzheimer dan juga gejalanya. Seperti dilansir dalam website www.depkes.go.id berikut ini ada 10 tanda gejala pikun atau Alzhaimer yang bisa dikenali.

10 Tanda Gejala Pikun atau Alzheimer

  • Gangguan daya ingat

Gejala umum pada alzheimer adalah penurunan daya ingat. Mereka menjadi sering lupa terhadap sesuatu kejadian yang baru saja terjadi. Seperti sering lupa meletakkan kacamata dan menanyakan sesuatu atau menceritakan hal yang sama berulang kali.

  • Sulit Fokus

Sulit fokus terhadap hal yang biasa dilakukan. Misalnya, tidak bisa lagi mengoperasikan telepon atau handphone, tidak mampu melakukan perhitungan sederhana, dan melakukan pekerjaan lebih lama dari biasanya.

  • Sulit melakukan kegiatan familiar

Sulit melakukan aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan seperti mengedarakan mobil dan memasak.

  • Disorientasi.

Mengalami disorientasi seperti bingung akan hari, tanggal, atau hari penting. Mereka kerap merasa bingung ketika berada di suatu tempat yang sebenarnya pernah dan sering dikunjungi. Meraka bingung bagaimana bisa berada ditempat tersebut dan tak lagi tahu arah jalan pulang ke rumah.

  • Sulit memahami visuospasial.

Mengalami gangguan visuospasial seperti sulut membaca, mengukur dan menentukan jarak, serta membedakan warna. Ada pula yang tidak mengenali wajah sendiri di cermin, atau bahkan menabrak cermin saat berjalan, dan selalu tumpah saat menuangkan air ke gelas untuk minum.

  • Gangguan komunikasi.

Terjadi gangguan komunikasi saat berbicara. Mereka tidak bisa mencari kata yang tepat dan sering berhenti di tengah percakapan, lalu bingung untuk melanjutkan. Misalnya, seorang lansia mengatakan sambil memegang jam tangannya, aduh jam dinding ibu rusak terus. Padahal yang dimaksud adalah jam tangan.

  • Meletakkan barang tidak pada tempatnya. 

Sering lupa meletakkan suatu barang atau benda. Prasangka buruk pun muncul karena curiga ada yang menyembunyikan bahkan mencuri barang tersenut. Perilaku ini sering kali membuat orang lain yang dituduh kesal. Untuk itu periksalah ke dokter sehingga anda bisa memahami perilaku tersebut.

  • Salah membuat keputusan. 

Sering salah membuat keputusan seperti memberikan uang atau membayar terlalu banyak ketika belanja di pasar, dan memakai kaos kaki yang berbeda pada kaki kiri dan kanan.

  • Menarik diri dari pergaulan. 

Tidak bersemangat berkumpul dengan teman-teman maupun keluarga  dan memilih untuk tetap berada di rumah. Tidak lagi ingin melakukan hobi yang bisa dinikmati.

  • Perubahan perilaku dan kepribadian. 

Terjadi perubahan emosional secara drastis seperti tiba-tiba marah pada anggota keluarga sendiri tanpa alasan yang jelas. Selain itu, suka merasa bingung, curiga, depresi, merasa takut, mudah kecewa, dan putus asa. Mereka juga akan sangat bergantung pada anggota keluarga.

 

Semoga bermanfaat.. 🙂

sumber: Majalah FOKUS SUN HOPE November-Desember 2014 hal.18

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *